tag
Basket
Playoff NBA 2013-2014

Miami Takluk 96-107 di Tangan Indiana

Senin, 19 Mei 2014 08:04 WIB
Heat akui keunggulan Pacers 96-107 di laga final pertama playoff NBA.
  • Miami Takluk 96-107 di Tangan Indiana

    Heat akui keunggulan Pacers 96-107 di laga final playoff wilayah NBA.

Juara NBA dua musim beruntun, Miami Heat, takluk di tangan tuan rumah Indiana Pacers 96-107 di Bankers Life Fieldhouse, Senin (19/05/14) dini hari WIB. Pacers pun unggul 1-0 di laga perdana final playoff NBA Eastern Conference.

 

Tampil di depan publik Indianapolis, Paul George menyumbang 24 poin dan David West memberi kontribusi 19 angka. Sumbangan maksimal itu membuat Pacers terbang dan mengandaskan pasukan Erik Spoelstra.

Di kubu Miami, Dwyane Wade mencetak 27 angka, sementara megabintang Heat, LeBron James, hanya mampu merekam 25 poin. Raihan angka kedua ikon Miami itu gagal menghindarkan mereka dari kekalahan kedua dalam 10 laga playoff terakhir.

Indiana mencetak 30 poin pada kuarter pertama dan itu adalah raihan perdana sejak 27 Februari 2014. Pacers terus melaju dan unggul 13 poin atas Heat pada akhir kuarter ketiga. Miami hanya mampu menipiskan menjadi sembilan poin dan itu yang terbaik sepanjang pertandingan. Namun, saat peluit pamungkas berbunyi, Indiana pun unggul 11 angka dengan skor 107-96.

Indiana memang sukses mengeksploitasi keunggulan, melesakkan tembakan-tembakan tiga angka pada awal pertandingan secara konsisten, dan bertahan dengan gigih. Heat pun keteteran sepanjang laga.

Fans Indiana juga stabil menyuplai teriakan yang mampu melonjakkan spirit Pacers. Sepanjang dua kuarter awal, para penggemar Pacers dominan berdiri di atas kaki, sembari berteriak, “Beat the heat!Bbeat the heat!”

Semua pemain starter Indiana dan pengganti, CJ Watson, mencapai angka dua digit. Raihan itu membuat Pacers sukses membukukan total poin terbesar musim ini.

Game 2 berlangsung masih di kandang Indiana pada Selasa (20/05/14) waktu setempat dan tuan rumah telah memenangi lima duel musim ini melawan Heat.


Editor : Daniel Sasongko

  • comment
Komentar