tag
Basket
Final Playoff NBA 2014

Spurs Hancurkan Heat 111-92

Rabu, 11 Juni 2014 13:23 WIB
San Antonio unggul 2-1, hajar tuan rumah Miami 111-92 di Game 3 Final NBA 2014.
  • Spurs Hancurkan Heat 111-92
    gettyimages

    LeBron James (nomor 6) berusaha mendapatkan bola operan Dwyane Wade saat Miami Heat menjamu San Antonio Spurs di Game 3 Final NBA 2014, Rabu (11/06/14). Spurs akhirnya menang 111-92.

  • Spurs Hancurkan Heat 111-92
    Getty Images

    LeBron James (Miami Heat) dikepung dua pemain San Antonio Spurs saat akan melakukan slam dunk di AmericanAirlines Arena, Miami, Rabu (11/06/14) WIB. Spurs akhirnya menang 111-92.

  • Spurs Hancurkan Heat 111-92
    Getty Images

    Tim Duncan (San Antonio Spurs/kanan) berusaha melewati hadangan pebasket Miami Heat dalam Game 3 Final NBA 2014 di AmericanAirlines Arena, Miami, Rabu (11/06/14). Spurs akhirnya menang 111-92.

  • Spurs Hancurkan Heat 111-92
  • Spurs Hancurkan Heat 111-92
  • Spurs Hancurkan Heat 111-92
Juara bertahan NBA Miami Heat dipermalukan San Antonio Spurs di depan ribuan pendukung sendiri di AmericanAirlines Arena, Miami, Florida, Rabu (11/06/14) pagi WIB. Dalam Game 3 Final NBA 2013-2014, Spurs menang telak 111-92.

Pabasket Spurs, Kawhi Leonard, tampil cemerlang dengan suntingan total 39 poin, dua assist, dan empat rebound. Sementara jagoan Heat, LeBron James, gagal menghindarkan timnya dari kekalahan di markas sendiri, meski berhasil mendulang total 40 poin, tujuh assist, dan lima rebound dalam laga itu.

Tim kebanggaan San Antonio itu mampu memasukkan 19 dari 21 tembakan pertama mereka dan mengakhiri babak pertama dengan memanen angka dalam 25 tembakan dari 33 percobaan. Catatan itu melampaui catatan torehan Orlando Magic yang mampu memasukkan 75% tembakan pertama saat melawan Los Angeles Lakers pada Final 2009.

'Ini bukan sesuatu yang kami rencanakan sebelumnya. Tidak ada keajaiban di sini. Kami hanya fokus bermain dan beruntung semua bola masuk," ujar pebasket impor andalan Spurs, Manu Ginobili, seperti dikutip Yahoo.

Miami Heat memang berambisi meraih keunggulan pada Game 3. Maklum saja, selain tampil di kandang sendiri, armada Erik Spoelstra mammpu membukukan kemenangan 98-96 Game 2 di AT&T Center, San Antonio.

Dalam laga di AmericanAirlines Arena, Spurs mencuri start berkat tembakan Tim Duncan. Heat langsung membalas 22 detik kemudian lewat aksi Cris Bosh.

Spurs langsung bermain cepat pada awal kuarter pertama melalui aksi Kawhi Leonard dan Duncan. Namun, Heat masih mampu bertahan dengan mengandalkan James dan Mario Chalmers. Itu masih belum cukup dan Spurs tak tertahankan memimpin 18-10 sebelum Heat meminta time-out.

San Antonio makin berada di atas angin setelah Boris Diaw menambah keunggulan Spurs menjadi 25-12 lewat tembakan dua poin serta tembakan tiga angka pada menit kelima. Heat tidak tinggal diam. Jawara NBA dua musim beruntun itu merespons dengan aksi lay-up dan dua kali three pointer dari LeBron. Kedudukan 27-20 masih untuk keunggulan tuan rumah, sebelum Spurs mengambil jatah time-out. Heat makin tertekan setelah aksi Tiago Splitter serta tembakan tiga poin Ginobili dan Leonard membuat Spurs unggul 41-25 pada kuarter pertama.      
             
Memasuki kuarter kedua, Danny Green, Splitter, dan Patty Mills menambah keunggulan Spurs menjadi 48-28. Heat berusaha memangkas ketertinggalan lewat aksi slam dunk Chris Bosh. Dua tembakan tiga angka ala Rashard Lewis sempat membangkitkan spirit Heat, meski masih tertinggal jauh 40-58 dari Spurs. Chris Bosh kembali melakukan slam dunk di pengujung kuarter kedua sebelum dua lemparan bebas guard Spurs, Tony Parker menutup perlawanan Heat pada babak pertama dengan skor 71-50.

Tidak ingin dipermalukan dihadapan pendukung sendiri, Heat terus berusaha memperkecil jarak poin mereka saat pertandingan memasuki kuarter ketiga. Usaha klub asal Miami itu dimulai dengan aksi tiga angka Dwyane Wade dan Bosh di awal kuarter.

Spurs berusaha merespons dengan melakukan time-out, tapi Heat terus mendulang poin berkat aksi Mario Chalmers, Wade serta LeBron hingga ketertinggalan Heat jadi hanya 64-77. Spurs sempat membalas lewat Ginobili. Pebasket Argentina itu mampu mengangakat permainan Spurs hingga terus unggul sampai berakhir kuarter dengan skor 86-75.

Pada kuarter keempat, kendali permainan masih dipegang Spurs lewat aksi Ginobili dan Leonard. Heat juga berusaha mengejar, tapi usaha dari Ray Allen dan LeBeron James selalu berhasil dipatahkan pertahanan Spurs. Hingga akhir pertandingan, Spurs berhasil mencetak 111 poin berbanding 92 poin untuk Heat. Kemenangan itu membuat Spurs unggul sementara 2-1 pada Final NBA 2013-2014. Game 4 akan kembali digelar di Miami pada Kamis, 12 Juni 2014, waktu Florida.


Penulis : Zaenudin Firdaus
Editor : Daniel Sasongko

Tag Terkait

#Miami Heat #San Antonio Spurs #LeBron James #NBA Final
  • comment
Artikel Terkait
Komentar